Menu

Mode Gelap
Aksi Demo Kamisan di KPK, Massa Garantor Desak Firli Bahuri cs Panggil Ahmad Sahroni & Ahmad Ali soal Dugaan Korupsi Demo Tolak Kenaikan BBM Bersubsidi, Massa PMII Tuntut Pemerintah Transparan Jika Pemerintah Ngotot Naikkan Harga BBM, Aktivis Corong Rakyat: 6 September Bakal Demo Bersama Buruh, Aktivis, Mahasiswa Polemik Perusahaan Bir Jadi Sponsor Formula E, GPMI: Ketua Panitia Jangan Tunggu Rakyat Turun ke Jalan Melakukan Penolakan !! Diskusi Corong Rakyat, Kelompok Radikal Makin Brutal Manfaatkan Isu IKN, Tunda Pemilu, Papua, Halal, Migor untuk Memperkeruh Suasana

Berita · 2 May 2022 19:29 WIB ·

Klarifikasi Direktur PT MAS: Saya Pernah Jadi Lurah


 Klarifikasi Direktur PT MAS: Saya Pernah Jadi Lurah Perbesar

Jakarta – Direktur PT Mitra Alfa Sukses (MAS), Encep Rudi sebagai Pimpinan Representatif broker asal Rusia Alfa Success Corp (ASC), membantah dengan tegas membantah tuduhan Bayu Wicaksono, kuasa hukum korban yang mengajukan gugatan perdata terkait masalah robot trading ilegal DNA Pro.

Dari keterangan yang diterima, pria 45 tahun yang kerap disapa Rudi tersebut, menyampaikan bahwa dirinya tersinggung atas maraknya berita yang merendahkan dirinya karena pernyataan kuasa hukum korban. Menurut Rudi, memberikan jasa pengantaran di waktu luangnya, pada masyarakat di daerah asalnya bukanlah pekerjaan yang harus dipandang sebelah mata, di sisi lain, kegiatan tersebut di lakukannya semata-mata untuk melengkapi dedikasinya di daerah kelahirannya.

Rudi menegaskan, kalau dirinya adalah mahasiswa Lulusan AKADEMI KEMARITIMAN pada tahun 1999, Rudi mengisi masa mudanya dengan berlayar ke berbagai negara, setelah dirasa cukup, Rudi memfokuskan pelayanan di daerahnya dengan menjabat sebagai Lurah di Kersamanah, Kab. Garut selama 1 periode.

Dijelaskan Rudi, setelah menyelesaikan amanah sebagai lurah, dirinya di tunjuk untuk kemudian menjabat sebagai Direktur PT Mitra Alfa Sukses (MAS) berdomisili di bilangan Kemayoran Jakarta Pusat.

“Harusnya jangan asal merendahkan. Saya ini punya pengalaman sebagai lurah. Saya juga pernah bekerja di luar negeri sebagai pelaut,” katanya.

Selain itu, Rudi juga keberatan dengan tudingan Bayu Wicaksono, yang Seolah-olah sangat merendahkan profesi jasa pengantar, Menurut dia, setiap orang boleh mendapat kesempatan pekerjaan sebagai apa saja, “apalagi saya menlakukan hal tersebut, semata mata hanya agar dapat membantu warga di daerah saya” pungkasnya.

“Ini kuasa hukum sangat merendahkan profesi tukang ojek. Apa kalau pemimpin perusahaan yang dipimpin tukang ojek lalu langsung dibilang perusahaan ilegal?”

Ia mengatakan, saat ini gugatan perdata sedang diperjuangkan untuk mengembalikan dana investasi para korban yang nilai bervariasi dari Rp 9 juta sampai Rp 2,3 miliar.
Mereka menggugat perdata PT MAS dan PT KGB senilai Rp 420 miliar.

Uang itu tak bisa diambil pasca Badan Pengawas Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) membekukan DNA Pro pada 28 Januari 2022, kami dr Broker, hanya dapat melakukan WD bila Trading berjalan.

Para korban berinvestasi di PT MAS dan PT KGB lewat website, kemudian diberi user name untuk memantau aktivitas robot trading DNA Pro. Namun, setelah DNA Pro dibekukan, website itu membuat saldo menjadi Rp 0, bahkan minus.

Perkara investasi bodong ini tengah dalam proses penyidikan oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melakui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus).

Saat ini pihak kepolisian telah menetapkan 7 orang tersangka dalam perkara ini dengan kerugian mencapai Rp 97 miliar.

“Saat ini Kepolisian telah memproses perkara ini, mari kita percayakan hal tersebut kepada pihak kepolisian, dan tidak perlu koar-koar dengan menerka-nerka, dan menuduh yang tidak-tidak hanya untuk cari panggung” tegas Rudi.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bakal Demo Besar Tolak BBM 13 September, Mahasiswa Ajak Rakyat Gelar Konsolidasi

8 September 2022 - 14:22 WIB

Bikin Diskusi Hoax, Panitia Panja Rakyat Tipu Peserta

5 July 2022 - 20:50 WIB

Pesan Kapolri ke Cipayung Plus soal Rumah Kebangsaan: Semoga Jadi Wadah untuk Jaga Persatuan dan Kesatuan Indonesia

27 June 2022 - 15:34 WIB

Polemik Perusahaan Bir Jadi Sponsor Formula E, GPMI: Ketua Panitia Jangan Tunggu Rakyat Turun ke Jalan Melakukan Penolakan !!

27 May 2022 - 07:23 WIB

Masa Jabatan Dirut PT Telkom Melebihi Ketentuan, PAPD Layangkan Gugatan Terhadap Menteri BUMN dan PT Telkom

25 May 2022 - 18:56 WIB

Daniel Abe, Bos DNA Pro Super Cerdas

28 April 2022 - 13:46 WIB

Trending di Berita